Hubungan Usia, Tingkat Pendidikan & Status Perkawinan dengan Partisipasi Perempuan Menjadi Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong di Kecamatan Sukun Kota Malang

Azizah Kholifatul Nisa, Djoko Soelistijo, Singgih Susilo, Ilfan Deffinika

Abstract

Menjadi pekerja migran merupakan salah satu cara bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam angkatan kerja. Banyak orang Indonesia dapat memasuki dunia kerja dan mengejar gaji yang lebih tinggi dengan bekerja di luar negeri. Studi ini bertujuan untuk melihat hubungan antara partisipasi kerja perempuan untuk menjadi pekerja migran Indonesia di Hong Kong dengan usia, tingkat pendidikan dan status perkawinan. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sukun dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif melalui pendekatan korelasional dan sampel penelitian berjumlah 88 responden. Peneliti mengumpulkan data penelitian melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Adapun pengolahan data dengan statistik deskriptif menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan dan status perkawinan mempunyai korelasi yang kuat dan signifikan dengan partisipasi kerja perempuan. Sedangkan variabel usia mempunyai korelasi yang lemah serta tidak signifikan dengan partisipasi kerja perempuan. Adapun motif ekonomi menjadi motif utama dari responden untuk menjadi pekerja migran Indonesia di Hong Kong

Full text article

Generated from XML file

References

Achsin, M. Z., & Rosalinda, H. (2021). Teori-Teori Migrasi Internasional. Universitas Brawijaya Press.
Aeni, N. (2019). Pengambilan keputusan menjadi pekerja migran Indonesia perempuan. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, 15(2), 107-120.
Arikunto, S. (2017). Pengembangan instrumen penelitian dan penilaian program. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 53.
Atmani, B., Pitoyo, A. J., & Rofi, A. (2021). Faktor Individual dan Kontekstual pada Migrasi Risen di Indonesia: Analisis Data Survei Penduduk antar Sensus 2015. Jurnal Kependudukan Indonesia, 15(2), 183-196.
Ayuningtyas, A., & Islami, F. S. (2022). Analisis Perkembangan Penduduk Terhadap Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja di Indonesia. Transekonomika: Akuntansi, Bisnis dan Keuangan, 2(6), 167-188.
Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). (2017). Data Penempatan Dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia: Tahun 2016. Pusat Penelitian dan Pengembangan Informasi.
Budiastuti, D., & Bandur, A. (2018). Validitas Dan Reliabilitas Penelitian Dengan Analisis dengan NVIVO. SPSS dan AMOS.
Cheng, S. J. A. (1996). Migrant women domestic workers in Hong Kong, Singapore and Taiwan: A comparative analysis. Asian and Pacific migration journal, 5(1), 139-152.
Ehrenberg, R. G., & Smith, R. S. (2012). Worker Mobility: Migration, Immigration, and Turnover (Chapter 10). Modern Labor Economics. Theory and Public Policy. 11 th Edition (hal. 323–356). Newyork: Pearson Education.
Feriyanto, N. (2014). Ekonomi sumber daya manusia dalam perspektif Indonesia. UPP STIM YKPN.
Hamakonda, Towa P; Tairas, J.N.B. (Jan Ngion Benyamin), 1929-2004. (2006). Pengantar Klasifikasi Persepuluhan Dewey / oleh Towa P. Hamakonda dan J.N.B. Taiars. Jakarta :: Gunung Mulia,.
Hidayat, H. (2017). Perlindungan Hak Tenaga Kerja Indonesia di Taiwan dan Malaysia dalam Perspektif Hak Asasi Manusia. Jurnal HAM, 8(2), 105-115.
Indriani, M. (2016). Peran Tenaga Kerja Indonesia Dalam Pembangunan Ekonomi Nasional. Gema Keadilan, 3(1), 74-85.
International Organization for Migration (IOM). (2021). Indonesian returning migrant workers to play a significant role in the development of villages. Medcom. https://indonesia.iom.int/ news/indonesian-returning-migrant-workers-play-significant-roledevelopment-villages.
Kementerian PPN/Bappenas. (2021). Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Dikutip 2022, dari http://sdgs.bappenas.go.id/tujuan-5/.
Kusuma, A. J., York, M. R., & Wibowo, R. H. (2015). Violence against Indonesian Migrant Workers-A Causal Analysis. Jurnal Hubungan Internasional, 4(1), 47-57.
Lan, P. C. (2006). Global Cinderellas: Migrant domestics and newly rich employers in Taiwan. Duke University Press.
Lee, E. S. (1996). A Theory of Migration, 1966. Population Association Of America, 47-57.
Listyarini, N., & Poerwono, D. (2011). Faktor–Faktor Individual Yang Mempengaruhi Minat Migrasi Tenaga Kerja Wanita Kabupaten Pati Jawa Tengah Ke Malaysia (Studi Kasus: Kecamatan Sukolilo Kecamatan Gabus dan Kecamatan Tayu) (Doctoral dissertation, Universitas Diponegoro).
Mantra, I. B. (2000). Indonesian labour mobility to Malaysia (a case study: east Flores, west Lombok and the island of Bawean). Labour Migration in Indonesia: policies and practice, Population Studies Center Gadjah Mada University, Yogyakarta, 143-84.
Mantra, I.B. (2004). Filsafat Penelitian dan Metode Penelitian Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Massey, D. S., Arango, J., Hugo, G., Kouaouci, A., Pellegrino, A., & Taylor, J. E. (1993). Theories of international migration: A review and appraisal. Population and development review, 431-466.
Moanisa, M., & Erina, L. (2017). Analisis Alasan Migrasi Masuk di Kota Muaradua Kabupaten Oku Selatan Setelah Pemekaran Wilayah. Demography Journal of Sriwijaya (DeJoS), 1(1), 37-50.
Moleong, L.J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosda Karya.
Portes, A., & Böröcz, J. (1989). Contemporary immigration: Theoretical perspectives on its determinants and modes of incorporation. International migration review, 23(3), 606-630.
Prastiwi, L. F. (2016). Analisis Pekerja Migran dan Nonmigran Perkotaan Pada Sektor Formal dan Sektor Informal di indonesia. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya. Indonesia.
Raharto, A. (2017). Pengambilan keputusan tenaga kerja Indonesia (TKI) perempuan untuk bekerja di luar negeri: Kasus Kabupaten Cilacap. Jurnal Kependudukan Indonesia, 12(1), 39-54.
Rukmana, T. A. ()2019. Analisis Determinan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (Tpak) Di Beberapa Provinsi Indonesia Tahun2008-2017 (Bachelor's thesis, Fakultas ekonomi dan bisnis uin jakarta).
Sari, D. A. I., Sunarko, B. S., & Molasy, H. D. (2021). KARAKTERISTIK GENDER KEBIJAKAN PERLINDUNGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI ASEAN INDONESIA. Journal of Feminism and Gender Studies, 1(1), 30-46.
Sim, A. (2003). Organising Discontent: NGOs for Southeast Asian Migrant Workers in Hong Kong. Asian Journal of Social Science, 31(3), 478-510.
Simanjuntak, Payaman J., 1939-. (1998). Pengantar ekonomi sumber daya manusia / Payaman J. Simanjuntak. Jakarta :: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia,.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono (2012). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, P. D. (2010). Metode penelitian pendidikan. Pendekatan kuantitatif.
Sujarweni, W. (2014). Metodologi penelitian: Lengkap, praktis, dan mudah dipahami.
Sukamdi dan Mujahid, G. (2015). Internal Migration in Indonesia, UNFPA Indonesia Monograph Series no. 3. Jakarta: UNFPA Indonesia.
Syarifulloh, F. (2015). Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tenaga Kerja Wanita Indonesia untuk Bekerja ke Luar Negeri (Studi Kasus Kabupaten Banyuwangi) (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Tobing, H., Nugroho, H., Ahmad, I. F., & Muhyiddin, M. (2022). Kebijakan Ketenagakerjaan dalam Rangka Antisipasi Krisis Global Pasca Pandemi COVID-19. Jurnal Ketenagakerjaan, 17(3), 201–209. https://doi.org/10.47198/naker.v17i3.182
Todaro, M. P. (1992). Pengembangan ekonomi di dunia 3. Kajian migrasi internal di negara sedang berkembang. Pusat penelitian kependudukan, UGM, Yogyakarta.
Widyawati, A. (2018). Legal Protection Model for Indonesian Migrant Workers. Journal of Indonesian Legal Studies, 3(2), 291.
Wulandari, P., Malihah, E., & Aryanti, T. (2022). Menjadi Perempuan Pekerja Migran. SOSIETAS, 12(1), 1153-1168.
Yusup, F. (2018). Uji validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif. Tarbiyah: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 7(1).

Authors

Azizah Kholifatul Nisa
azizahknisa@gmail.com (Primary Contact)
Djoko Soelistijo
Singgih Susilo
Ilfan Deffinika
Nisa, A. K., Soelistijo, D., Susilo, S. and Deffinika, I. (2023) “Hubungan Usia, Tingkat Pendidikan & Status Perkawinan dengan Partisipasi Perempuan Menjadi Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong di Kecamatan Sukun Kota Malang”, Jurnal Ketenagakerjaan, 18(3), pp. 278–291. doi: 10.47198/jnaker.v18i3.249.

Article Details